Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks di Indonesia, termasuk di Desa Tawang, Kediri. Rendahnya pemahaman ibu hamil dan ibu balita mengenai gizi seimbang menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan peran aktif ibu hamil serta ibu balita dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan di Posyandu ILP Anggur, Dusun Dadapan, Desa Tawang, dengan melibatkan 17 responden melalui metode accidental sampling. Edukasi diberikan dalam bentuk ceramah, demonstrasi video pembuatan makanan tambahan (PMT) lokal berbahan ayam, tahu, dan daun kelor, pembagian buku saku GENTING, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor rata-rata pengetahuan ibu dari 77,6% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman tentang makanan yang sesuai untuk anak usia di bawah satu tahun (47% menjadi 100%). Temuan ini menegaskan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai gizi seimbang, sekaligus mendorong perubahan perilaku dalam penyediaan makanan bergizi. Program serupa dianjurkan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya agar mampu menekan angka stunting secara lebih merata. Kata kunci: Stunting, ibu hamil, ibu balita, gizi seimbang.
Copyrights © 2026