Produksi film memainkan peran penting dalam memberdayakan sineas lokal dengan meningkatkan keterampilan teknis, mendorong kreativitas, serta mendukung pengembangan industri film yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, Pemerintah Kota Mataram menyelenggarakan Festival Film Sangkareang sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas produksi film lokal. Namun, hasil kompetisi menunjukkan bahwa kreativitas sineas lokal belum berkembang secara signifikan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilaksanakan pelatihan dasar produksi film yang komprehensif dengan mengintegrasikan aspek teoretis dan praktis, seperti pengoperasian kamera dan penyuntingan video, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Pelatihan ini menunjukkan dampak positif terhadap motivasi dan perkembangan kreativitas peserta. Hasil evaluasi pascapelatihan menunjukkan bahwa 94,1% peserta tertarik untuk lebih aktif dalam menulis karya sastra, termasuk penulisan naskah, sementara 5,9% tidak tertarik. Selain itu, 88,2% peserta melaporkan bahwa mereka mampu menghasilkan ide untuk pengembangan naskah, sedangkan 11,8% tidak. Program ini juga mencakup pelatihan aplikatif keterampilan tata rias teater dan film, yang menggabungkan penyampaian materi teoretis oleh akademisi dan demonstrasi praktis oleh praktisi yang berbagi pengalaman nyata dalam proses produksi. Peserta menyatakan bahwa pelatihan ini bermanfaat dan meningkatkan pengetahuan mereka. Selain itu, pelatihan ini membantu mereka mengidentifikasi dan mengembangkan isu-isu sosial budaya menjadi narasi film yang potensial. Temuan ini menunjukkan adanya kebutuhan yang kuat akan pelatihan lanjutan untuk lebih meningkatkan kompetensi perfilman. Oleh karena itu, pelatihan yang berkelanjutan dan berorientasi pada praktik direkomendasikan guna memperkuat keterampilan peserta serta mendukung pengembangan industri film lokal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026