This study investigates the influence of minimalism on happiness by examining the mediating role of financial well-being. The research is motivated by the increasing prevalence of consumerism in the digital era and the rise of minimalism as a counter-lifestyle that promotes simplicity, intentional consumption, and disciplined financial behavior. Using a quantitative approach, data were collected through a structured questionnaire distributed to 385 respondents from Generation Y and Generation Z. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that minimalism has a significant positive effect on financial well-being and happiness. Financial well-being is also found to significantly predict happiness and mediate the relationship between minimalism and happiness, suggesting that minimalist practices enhance emotional clarity while simultaneously strengthening financial security. These findings expand the theoretical understanding of lifestyle behaviors and their impact on subjective well-being, highlighting financial well-being as a crucial mechanism through which minimalism contributes to happiness. Practically, this study provides insights for individuals, educators, and policymakers to encourage simple living and financially responsible behavior as effective strategies for improving overall quality of life. Keywords: minimalism, financial well-being, happiness, SEM-PLS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh minimalisme terhadap kebahagiaan dengan mempertimbangkan peran kesejahteraan finansial sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya gaya hidup konsumtif di era digital serta tren minimalisme yang berkembang sebagai respons terhadap tekanan materialistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 385 responden Generasi Y dan Generasi Z, kemudian data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimalisme berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan finansial dan kebahagiaan. Selain itu, kesejahteraan finansial ditemukan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kebahagiaan serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara minimalisme dan kebahagiaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa gaya hidup minimalis tidak hanya memberikan manfaat psikologis, tetapi juga meningkatkan keamanan finansial yang pada akhirnya mendorong tercapainya kebahagiaan. Secara teoritis, penelitian ini memperluas literatur mengenai hubungan antara gaya hidup, kesejahteraan finansial, dan kebahagiaan. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bagi individu, lembaga pendidikan, dan pembuat kebijakan untuk mendorong penerapan gaya hidup yang lebih sederhana dan bijak secara finansial sebagai strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: minimalisme, kesejahteraan finansial, kebahagian, SEM-PLS
Copyrights © 2026