Latar belakang: Capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Jawa Tengah mengalami fluktuasi dan belum mencapai target Renstra pada beberapa tahun terakhir, dengan penurunan signifikan terjadi di tingkat kecamatan seperti di Puskesmas Batuwarno. Kinerja bidan sebagai pelaksana utama memegang peranan krusial dalam keberhasilan program ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja bidan terhadap cakupan imunisasi dasar lengkap ditinjau dari aspek perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi di Puskesmas Batuwarno, Kabupaten Wonogiri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatanstudi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi pada bulan Januari 2024 hingga Oktober 2025. Informan terdiri dari penanggung jawab program (informan kunci), bidan desa (informan utama), dan Kepala Puskesmas (informan tambahan). Hasil: Kinerja bidan pada aspek perencanaan dikategorikan baik, meliputi penentuan sasaran, perencanaan logistik, dan sosialisasi. Pada aspek pelaksanaan, pelayanan telah sesuai SOP dan tersentralisasi, namun terkendala beban kerja ganda (pencatatan manual dan aplikasiASIK) serta ketidakpastian stok vaksin. Pada aspek pemantauan, evaluasi rutin dilakukan melalui PWS dan pelacakan drop-out, namun capaian UCI terhambat oleh mobilitas penduduk (boro). Kesimpulan: Secara umum kinerja bidan telah sesuai dengan Permenkes No. 12 Tahun 2017, namun efektivitasnya terhambat oleh faktor eksternal seperti sistem logistik vaksin, beban administrasi digital dan mobilitas penduduk.
Copyrights © 2026