QRIS merupakan standar kode QR pembayaran di Indonesia yang mendukung transaksi non-tunai dengan memindai kode QR. Penggunaan QRIS dalam transaksi non-tunai dapat mempercepat transaksi, meningkatkan keamanan, dan efisiensi pembayaran digital. Penelitian ini ditujukan untuk mencari tahu dampak persepsi manfaat, mudahnya pemakaian, risiko dan keamanan pada purusan pemakaian QRIS di Indonesia. Penelitian ini memakai data primer yang dikumpulkan melalui teknik Nonprobability Sampling dengan Purposive Sampling dengan mengambil 196 responden pengguna QRIS pada Gen Milenial dan Gen Z di Indonesia yang pernah menggunakan QRIS minimal 1 kali. Survei Google Forms dikirimkan sebagai strategi pengumpulan data. Metode untuk menganalisis data meliputi pengujian hipotesis, pengujian reliabilitas, pengujian validitas, dan statistik deskriptif. SPSS versi 30 digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa pilihan untuk menggunakan QRIS dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh persepsi keuntungan, kemudahan penggunaan, dan keamanan. Namun, pilihan untuk menggunakan QRIS tidak dipengaruhi oleh persepsi risiko.
Copyrights © 2026