Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum provinsi, pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2020-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, artikel, skripsi dan dokumen – dokumen instansi yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB. Data diolah menggunakan aplikasi Eviews versi 12 dengan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel independen yaitu upah minimum provinsi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sedangkan tingkat pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Secara simultan variabel upah minimum provinsi, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pendidikan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Copyrights © 2026