Cendana (Santalum album L.) merupakan tanaman yang berasal dari daerah Savana Indonesia salah satu di wilayah Nusa Tenggara Timur, cendana termasuk family Santalaceae. Cendana memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan bermanfaat antara lain sebagai bahan baku pembuatan cenderamata berupa tasbi, rosario, patung ukiran; parfum dan sabun. Biji cendana memiliki kulit biji yang keras, sehingga menyebabkan perkecambahan cendana menjadi sulit dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pematahan dormansi terhadap viabilitas cendana dengan KNO3 dan HCl diharapkan dapat membantu mempercepat perkecambahan biji cendana (Santalum album L.). perendaman dengan senyawa kimia, setelah itu ditanam pada media tanam. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil perlakuan K3 memberikan hasil terbaik dengan total benih yang berkecambah sebanyak 8 biji cendana atau sekitar 27% dan diikuti dengan perlakuan H3 sebanyak 7 biji cendana atau sekitar 23 % dari keseluruhan biji cendana yang berkecambah. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa kimia KNO3 dan HCl mempunyai kemampuan dalam mematahkan dormansi biji cendana (Santalum album L.). KNO3 menunjukkan kemampuan asam kuat dalam melunakkan kulit keras Cendana. HCl juga tergolong senyawa kimia yang mampu melunakkan kulit benih, hanya saja dalam penelitian menunjukkan kemampuan yang lebih rendah dibandingkan dengan KNO3. Hal ini disebabkan dormansi benih dan kualitas benih menjadi faktor penentu keberhasilan perkecambahan. Perlakuan K3 menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan persentase perkecambahan benih Cendana (Santalum album L.).
Copyrights © 2019