Cokroaminoto Journal of Biological Science
Vol. 7 No. 2 (2025): Agustus 2025

Identifikasi Candida albicans Penyebab Kandidiasis Pada Urine Wanita Petani Sawah Di Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja

Dewi Tangkelangi (Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Teknologi Kesehatan, Universitas Megarezky, Kota Makassar, Sulawesi Selatan)
Hartati (Universitas Megarezki)
Resi Agestia Waji (Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Teknologi Kesehatan, Universitas Megarezky, Kota Makassar, Sulawesi Selatan)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2025

Abstract

Kandidiasis adalah suatu kondisi medis yang disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans, yangdapat menyerang area tubuh lembap seperti mulut, organ genital, dan saluran pencernaan.Penyakit ini dapat muncul akibat berbagai faktor, seperti kebiasaan jarang mengganti pakaiandalam, bekerja di lingkungan berair atau lembab, kurangnya perhatian terhadap kebersihanpribadi, pengaruh cuaca, dan faktor lainnya. Oleh karena itu, wanita yang bekerja sebagai petanisangat berisiko terinfeksi Candida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikeberadaan jamur Candida albicans yang menyebabkan kandidiasis dalam urine wanita petani diSangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dilaboratorium dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan 10 sampel urine dari wanita petanisawah dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan untuk pemeriksaan mencakupkultur pada media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), pewarnaan Gram, uji germ tube, dan tesbiokimia. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 sampel positif untuk Candidaalbicans dan 4 sampel negatif. Karakteristik Candida albicans pada media SDA tampak licin,cembung, berwarna putih, dengan aroma mirip ragi. Dalam pewarnaan Gram, tampak blastosporaberbentuk oval berwarna ungu, sedangkan uji germ tube menunjukkan hasil positif denganpertumbuhan yang menyerupai kecambah. Uji biokimia menunjukkan perubahan warna dari ungumenjadi kuning, yang menunjukkan kemampuannya untuk memfermentasi glukosa, sukrosa, danmaltosa. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan wanita petani dapat lebih memperhatikankebersihan pribadi setelah beraktivitas di sawah, dengan menjaga area genital tetap kering danmenggunakan air bersih saat berkemih.

Copyrights © 2025