Salah satu masalah gizi yang masih sering terjadi di Indonesia pada wanita usia subur adalahkekurangan energi kronik (KEK). Lingkar lengan atas (Lila) adalah salah satu indikator yang digunakandi Indonesia untuk menilai risiko kekurangan energi kronik (KEK), kekurangan energi kronik dalam waktulama akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh berkurang sehingga tubuh mudah terkena penyakitinfeksi, menurunkan kemampuan berkonsentrasi yang terjadi berkaitan dengan penurunan simpananzat besi. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran kekurangan energi kronik pada mahasiswa FakultasKesehatan Prodi Gizi Universitas Muhammadiyah Palopo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifkuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, sebanyak 35 responden dipilih menggunakan teknik totalsampling. Analisis data univariat yaitu distribusi frekuensi lingkar lengan atas dan pendapatan ayah/ibu.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 11 responden (31,4%) KEK dan 24 responden(68,6%) tidak KEK. 3 responden (8,6%) pendapatan ayah/ibu
Copyrights © 2026