Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) di Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Gorontalo, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMPEG secara keseluruhan berjalan baik, terlihat dari kesiapan infrastruktur dan pelaksanaan yang mencakup aspek input, proses, dan output. Empat indikator kinerja yang dinilai baik yaitu kualitas SDM, anggaran, waktu, dan infrastruktur. SIMPEG mempermudah pengelolaan data kepegawaian. Adapun faktor penghambat meliputi lupa password, kesalahan dalam memilih jabatan, serta error saat mencetak SK KGB. Faktor pendukungnya adalah kesiapan infrastruktur dan dukungan dari pusat.
Copyrights © 2025