Open Access DRIVERset
Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Desember 2025

SULUAH DALAM TRADISI MINANGKABAU: MENGHIDUPKAN KEMBALI NILAI LOKAL DALAM DUNIA GLOBAL

Randa, Gusti (Unknown)
Meksi Andari Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2025

Abstract

Konsep suluah dalam budaya Minangkabau tidak hanya bermakna pelita atau alat penerang secara fisik, melainkan simbol filosofis yang mencerminkan nilai-nilai luhur seperti kepemimpinan yang arif, keteladanan, keadilan, serta keberanian moral. Dalam konteks masyarakat Minangkabau, suluah merupakan metafora bagi figur yang menjadi panutan dan penunjuk arah bagi komunitas, baik dalam pengambilan keputusan, pembinaan generasi muda, maupun dalam menjaga harmoni sosial. Namun, di era globalisasi yang sarat dengan disrupsi nilai dan homogenisasi budaya, peran suluah mengalami pergeseran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam makna simbolik dan fungsi sosial suluah, serta bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat direvitalisasi untuk menjawab tantangan dunia modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis reflektif-ermeneutik terhadap sumber adat, teks budaya, serta pengalaman empirik dalam masyarakat Minangkabau. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai suluah tetap relevan dan bahkan dapat dijadikan sebagai dasar pembentukan karakter, model kepemimpinan etis, penguatan pendidikan berbasis kearifan lokal, dan tata kelola komunitas yang inklusif. Dengan menghidupkan kembali nilai suluah, masyarakat lokal dapat membangun daya tahan budaya yang kuat sekaligus berkontribusi pada dialog etika global yang lebih manusiawi.

Copyrights © 2025