Kawasan Pangandaran dikenal sebagai destinasi wisata terkemuka di Jawa Barat, dengan sektor pariwisata menjadi pendorong utama ekonomi lokal. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam sektor pariwisata memainkan peran penting dalam mendukung industri pariwisata Pangandaran. Namun, sebagian besar UMKM di Pangandaran mengalami keterbatasan dalam pengelolaan keuangan, termasuk penggunaan metode pembayaran tradisional. Penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BRI dan DANA sebagai solusi pembayaran digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan UMKM. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman UMKM tentang QRIS BRI dan DANA, membantu UMKM dalam menerapkan QRIS BRI dan DANA sebagai metode pembayaran, serta menganalisis dampak penggunaan QRIS BRI dan DANA terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Rangkaian metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, pendampingan dalam pendaftaran dan aktivasi QRIS BRI dan DANA, serta monitoring dan evaluasi penggunaannya. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman UMKM tentang QRIS BRI dan DANA, mendorong implementasi yang efektif dari QRIS BRI dan DANA di UMKM, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan UMKM. Hasilnya, kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi UMKM sektor pariwisata di Pangandaran, memperkuat pengelolaan keuangan, dan meningkatkan daya saing di era digital melalui penggunaan QRIS BRI dan DANA.
Copyrights © 2026