Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN POSYANDU DAN PEMENUHAN GIZI ANAK DI DESA ROSSOAN DAN TOKKONAN, KABUPATEN ENREKANG

Misbahuddin, Angga (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Apr 2026

Abstract

Stunting is a significant public health issue in Indonesia, particularly in Enrekang Regency, South Sulawesi, affecting children's growth and development. This study examines the community empowerment initiatives undertaken by Gugah Nurani Indonesia CDP Enrekang to reduce stunting prevalence through Posyandu cadre training in Rossoan and Tokkonan Villages, Enrekang Regency. The training involved 25 Posyandu cadres and focused on enhancing their knowledge and skills in managing child nutrition and healthcare services. The training aimed to improve cadres' understanding of holistic Posyandu management, including maternal care, exclusive breastfeeding, child growth monitoring, and the utilization of local nutrition gardens as a community-based solution. The implementation methods included pre-tests, training on Posyandu management, practice of the five-step Posyandu process, training on fulfilling child nutrition through local nutrition gardens, hands-on training in preparing nutritious food, and post-tests. The results indicated an improvement in Posyandu cadres' knowledge of Posyandu services and child nutrition, as evidenced by increased post-test scores compared to pre-test scores. Cadres recognized the importance of utilizing local nutritional resources for pregnant women and children under five to reduce stunting prevalence. Furthermore, practical training in preparing nutritious meals using local food sources equipped participants with better skills in preparing complementary foods (MPASI) appropriate for children's developmental stages.Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia terutama di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Studi ini membahas inisiatif pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Gugah Nurani Indonesia CDP Enrekang dengan tujuan mengurangi prevalensi stunting melalui pelatihan kader Posyandu di Desa Rossoan dan Tokkonan, Kabupaten Enrekang. Pelatihan ini diikuti oleh 25 kader posyandu yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam mengelola gizi dan layanan kesehatan anak. Dengan meningkatkan pemahaman mereka tentang pengelolaan Posyandu yang holistik, termasuk perawatan ibu, pemberian ASI eksklusif, pemantauan pertumbuhan anak, serta pemanfaatan kebun gizi lokal sebagai solusi berbasis komunitas. Metode pelaksanaan pengelolaan posyandu dan pemenuhan gizi anak meliputi: pemberian pre-test, pemberian materi keposyanduan, praktik lima langkah posyandu, pemberian materi pemenuhan gizi anak melalui kebun gizi lokal, praktik pengolahan makanan bergizi dan pemberian post-test. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader Posyandu mengenai pelayanan posyandu dan pemenuhan gizi anak, dengan hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan. Kader Posyandu memahami pentingnya pemanfaatan sumber gizi lokal untuk ibu hamil dan anak dibawah 5 tahun guna mengurangi angka prevalensi stunting. Pelatihan praktek pengolahan makanan bergizi menggunakan bahan pangan lokal memberikan keterampilan lebih baik tentang cara mengolah makanan yang sesuai dengan tahapan MPASI untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kumawula

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai ...