Daerah penelitian, secara administratif berada pada Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada koordinat (UTM) 342475-347475 mT 9195858-9201858 mU. Kondisi geomorfologi berupa perbukitan yang tersusun atas batuan vulkanik dan batuan lempungan. Perbedaan karakteristik antara material vulkanik yang memiliki tingkat permeabilitas tinggi yang menumpang di atas material dengan permeabilitas yang rendah menjadikan daerah penelitian sangat berpotensi mengalami longsor. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kestabilan lereng dan membangun zonasi kerawanan longsor berdasarkan aspek geologi, dan geologi teknik. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa geomorfologi daerah penelitian bervariasi mulai dari dataran hingga perbukitan. Stratigrafi dari dari tua ke muda yaitu, Satuan batulempung Merawu, Satuan batupasir-tufan Penyatan, Satuan lava Kumbang Satuan intrusi andesit, Satuan breksi Ligung, Satuan endapan aluvial. Struktur geologi meliputi kekar, lipatan dan sesar. Sesar di daerah penelitian terdiri dari Sesar Beji, Sesar Pringamba, Sesar Pasegeran, dan Sesar Lawen. Nilai faktor keamanan lereng di daerah penelitian adalah 1.09 (kritis) untuk lereng 1, nilai 1.84 (stabil) untuk lereng 2, nilai 1.74 (stabil) untuk lereng 3, nilai 1.19 (kritis) untuk lereng 4, dan nilai 1.93 (stabil) untuk lereng 5. Zona Kerawanan longsor sangat rendah terdapat pada Dusun Sigeg, Zona Kerawanan Rendah terdapat pada Dusun Gelaran, Dusun Lempeng dan Desa Beji, Zona Kerawanan Sedang meliputi Dusun Semampir, Desa Pagerengan, dan Desa Pringamba, Zona Kerawanan, Zona Kerawanan tinggi terdapat pada Desa Sirongge, sebagian Desa Bodas, sebagian Desa Beji, dan sebagian Desa Lawen. Zona Kerawanan sangat tinggi terdapat pada Desa Pasegeran dan Desa Pringamba.
Copyrights © 2026