Pembangunan perumahan kompleks dengan perencanaan dan desain kawasan permukiman menghadapi tantangan di negara-negara berkembang seperti Indonesia, terutama terkait infrastruktur padat dan tidak teratur yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan fisik, sosial, budaya, dan perilaku manusia. Risiko tinggi terkait keselamatan dan kesehatan pekerja dalam proyek pembangunan perumahan menjadi perhatian utama. Konsep Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi penting dalam mencegah potensi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini menitikberatkan pada proyek "King Abdullah Jogoyitnan" di Wonosobo, Jawa Tengah, yang dikelola oleh PT Sentosa Bangun Properti. Tujuannya adalah mengidentifikasi dan memberikan solusi untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja dalam proyek pembangunan perumahan subsidi.
Copyrights © 2025