Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga potensi industri perjalanan ibadah haji dan umrah sangat besar dan kompetitif. Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah mengubah pola pencarian informasi dan pengambilan keputusan calon jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi penggunaan media sosial oleh Sahelia Haji dan Umrah dalam meningkatkan minat jamaah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian Sahelia Haji dan Umrah di Surabaya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pimpinan dan karyawan, observasi lapangan, serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan transkripsi, coding, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sahelia telah memanfaatkan media sosial, terutama Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp, sebagai sarana promosi, komunikasi, dan edukasi jamaah melalui konten informatif, testimoni, serta dokumentasi kegiatan. Optimalisasi dilakukan melalui konsistensi unggahan dan pemanfaatan fitur interaktif. Namun, tingkat keterlibatan audiens dan konversi pendaftaran masih relatif rendah. Faktor pendukung meliputi tingginya penggunaan media sosial masyarakat dan kemudahan akses informasi, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sumber daya manusia dan belum optimalnya strategi konten. Penelitian ini menegaskan bahwa media sosial memiliki peran strategis dalam meningkatkan minat jamaah, tetapi memerlukan pengelolaan konten yang lebih terencana, relevan, dan interaktif agar hasilnya optimal.
Copyrights © 2026