Kebutuhan akan material berbobot ringan dan ekonomis mendorong pemanfaatan limbah lignoselulosa kulit kacang tanah (groundnut shell powder - GSP) sebagai filler penguat dalam komposit matriks poliester. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi fraksi volume serbuk kulit kacang tanah (0%, 1%, 3%, dan 5%) terhadap kekuatan tarik komposit. Spesimen dibuat menggunakan teknik pencetakan manual dan diuji dengan Universal Testing Machine (UTM) sesuai standar ASTM. Hasil menunjukkan bahwa komposit poliester murni (0%) memiliki kekuatan tarik tertinggi (5.378 MPa). Namun, penambahan filler pada fraksi rendah (1% dan 3%) secara drastis menurunkan kekuatan tarik (menjadi 0.954 MPa dan 1.091 MPa) karena distribusi yang tidak merata dan pembentukan stress concentrator. Peningkatan fraksi volume hingga 5% menghasilkan peningkatan kekuatan tarik paling signifikan menjadi 2.644 MPa dan menunjukkan regangan maksimum tertinggi (6.428%). Temuan penting ini menyimpulkan bahwa fraksi volume 5% merupakan komposisi optimal yang mampu memfasilitasi transfer tegangan dan memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan dan keuletan pada komposit berbasis limbah.
Copyrights © 2026