Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta memproyeksikan penerimaannya sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series penerimaan BPHTB periode 2014–2024 yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gowa. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan rasio efektivitas dan metode peramalan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan BPHTB di Kabupaten Gowa tergolong sangat efektif dan memiliki tren peningkatan. Hasil peramalan juga menunjukkan bahwa penerimaan BPHTB diproyeksikan terus meningkat pada periode 2025–2027. Temuan ini mengindikasikan bahwa BPHTB memiliki peran strategis sebagai sumber PAD yang berpotensi memperkuat kapasitas fiskal daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu terus meningkatkan optimalisasi pengelolaan dan pemungutan BPHTB melalui peningkatan administrasi perpajakan daerah serta pengawasan terhadap transaksi tanah dan bangunan guna mendukung kemandirian fiskal daerah.
Copyrights © 2026