Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Integrated Marketing Communication (IMC) pada UMKM Batik Khaman dalam meningkatkan brand awareness di era digital. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital telah digunakan secara luas oleh UMKM, namun belum sepenuhnya diintegrasikan dengan strategi komunikasi pemasaran secara menyeluruh. Penelitian sebelumnya cenderung berfokus pada praktik digital marketing secara umum, sementara kajian mengenai integrasi antara komunikasi daring (online) dan luring (offline), khususnya pada UMKM berbasis budaya lokal, masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola Batik Khaman. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi IMC diterapkan melalui integrasi media digital seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp dengan komunikasi langsung melalui kegiatan bazar dan pameran. Integrasi ini mencerminkan konsistensi pesan (consistency) dan sinergi komunikasi (synergy) dalam membangun brand awareness. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi pemasaran dengan menegaskan pentingnya integrasi komunikasi digital dan experiential marketing dalam konteks UMKM berbasis budaya lokal guna meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran
Copyrights © 2026