Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan tingkat kecemasan yang dialami perawat di RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Seluruh perawat yang berjumlah 100 orang menjadi populasi dalam studi ini, namun tidak semuanya diteliti. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih responden yang sesuai dengan tujuan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan dua alat ukur. Pertama, skala beban kerja yang memuat enam indikator dengan reliabilitas 0,692. Kedua, skala kecemasan yang terdiri dari 20 pernyataan dengan reliabilitas 0,829. Selanjutnya, hubungan antara kedua variabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rho. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas perawat berada pada kategori beban kerja ringan, yakni sebanyak 78 orang (78%). Sementara itu, sebagian besar juga menunjukkan tingkat kecemasan normal, yaitu 79 orang (79%). Meski demikian, hasil uji statistik membuktikan adanya korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan antara beban kerja dan kecemasan, dengan nilai koefisien korelasi r=0,877 dan p0,001. Kesimpulannya, semakin berat beban kerja yang dirasakan perawat, semakin tinggi pula kecemasan yang mereka alami. Hal ini mengindikasikan bahwa beban kerja bukan hanya persoalan fisik semata, tetapi juga berdampak langsung pada kondisi psikologis perawat.
Copyrights © 2026