Prestasi belajar merupakan indikator keberhasilan proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Status gizi dan kebiasaan sarapan pagi merupakan faktor yang diduga berperan dalam memengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar pada siswa kelas V-VI di MIN 2 Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 81 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), kebiasaan sarapan diperoleh melalui kuesioner, dan prestasi belajar dinilai berdasarkan rata-rata nilai rapor. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar (p = 0,194; r = 0,146), serta tidak terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar (p = 0,601; r = 0,059). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi maupun kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa.
Copyrights © 2026