Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kebijakan hutang berdampak pada perusahaan manufaktur go public Indonesia melalui ukuran perusahaan, kebijakan dividen, dan profitabilitas. Penelitian asosiatif kausal ini menggunakan data sekunder dan kuantitatif. Data digunakan untuk analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, berjumlah 124 perusahaan, adalah subjek penelitian ini. Dalam penelitian ini, teknik purposive sampling digunakan untuk memilih sembilan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen, ukuran, dan profitabilitas perusahaan berpengaruh secara serempak dan signifikan terhadap kebijakan hutang perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang selama periode 2021–2024. Kebijakan dividen dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kebijakan hutang perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Perusahaan manufaktur yang beroperasi di luar industri manufaktur.
Copyrights © 2026