AbstractEntikong is a sub-district in Sanggau Regency, West Kalimantan, Indonesia and has 4 regional functions. Entikong is a border that has abundant natural resources, the Entikong forest itself is an asset that must be protected because it is prone to illegal activities such as illegal logging, illegal hunting, and other natural resource exploitation that can threaten and damage the forest order. Therefore, it is necessary to analyze the density of forest vegetation to measure the quality of forests in Entikong District by analyzing changes in vegetation density based on regional functions with a span of 5 years, namely 2013, 2017, 2023. The procedure carried out is the collection and processing of image data and data in the field so that an accuracy value of 93.75% is obtained, where the accuracy of the landsat 8 OLI/TIRS image is quite good in the analysis stage carried out and can present the actual vegetation density in the field. Keywords: Density of vegetation, Entikong Distric, NDVI AbstrakEntikong adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Indonesia dan memiliki 4 fungsi kawasan. Entikong merupakan perbatasan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, hutan Entikong sendiri merupakan aset yang harus dijaga karena rawannya kegiatan "“ kegiatan ilegal seperti penebangan liar, pemburuan ilegal, serta ekploitasi sumber daya alam lainnya yang dapat mengancam dan merusak tatanan hutan. Maka perlunya analisis kerapatan vegetasi hutan untuk mengukur kualitas hutan yang ada di Kecamatan Entikong dengan menganalisis perubahan kerapatan vegetasi berdasarkan fungsi kawasan dengan rentang waktu 5 tahun yaitu tahun 2013, 2017, 2023. Prosedur yang dilakukan yaitu pengumpulan dan pengolahan data citra dan data dilapangan sehingga didapatkan nilai akurasi sebesar 93,75% yang dimana keakuratan citra landsat 8 OLI/TIRS cukup baik dalam tahapan analisis yang dilakukan dan dapat mempresentasikan kerapatan vegetasi yang sebenarnya dilapangan. Kata kunci: Kerapatan vegetasi, kecamatan Entikong, NDVI.
Copyrights © 2025