Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat
Vol 10, No 1 (2026): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat

PERAN PICTORIAL HEALTH WARNING, DAN FAKTOR LAINNYA SEBAGAI DETERMINAN INTENSI BERHENTI MEROKOK PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN




Article Info

Publish Date
04 Apr 2026

Abstract

                                         ABSTRACTIn 2023, adolescents aged 15–19 years represented one of the groups with a high smoking prevalence in Indonesia, reaching 56.5%. In West Java, the smoking prevalence among individuals aged ≥15 years was 32.98%. Although cigarette packages have included pictorial health warnings, adolescents’ intention to quit smoking remains low. A preliminary study conducted at Al-Basyariah Vocational High School in Bogor showed that among 10 student smokers, only 20% had a high intention to quit smoking. This study aimed to analyze the relationship between perceptions of pictorial health warnings, self-efficacy, and peer conformity with smoking cessation intention among vocational high school students. This research used an analytical quantitative approach with a cross-sectional design. The study population consisted of all male smoking students in grades X and XI at Al-Basyariah Vocational High School, Bogor, with a total sample of 85 respondents selected using a total sampling technique. The results showed significant relationships between perceptions of pictorial health warnings (p=0.000), self-efficacy (p=0.000), and peer conformity (p=0.000) with smoking cessation intention among students. These findings indicate that perceptions of pictorial health warnings, self-efficacy, and peer conformity play important roles in shaping adolescents’ intention to quit smoking. The results of this study are expected to serve as a basis for developing school policies that support smoke-free environments and strengthening health promotion programs for adolescents.ABSTRAK Pada tahun 2023, remaja usia 15–19 tahun merupakan salah satu kelompok dengan prevalensi perokok yang tinggi di Indonesia, yaitu sebesar 56,5%. Di Jawa Barat, prevalensi merokok pada penduduk usia ≥15 tahun mencapai 32,98%. Meskipun kemasan rokok telah dilengkapi dengan pictorial health warning, intensi berhenti merokok pada remaja masih tergolong rendah. Studi pendahuluan di SMK Al-Basyariah Bogor menunjukkan bahwa dari 10 siswa perokok, hanya 20% yang memiliki niat tinggi untuk berhenti merokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi pictorial health warning, self-efficacy, dan konformitas teman sebaya dengan intensi berhenti merokok pada siswa SMK Al-Basyariah Bogor. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa laki-laki perokok kelas X dan XI di SMK Al-Basyariah Bogor dengan jumlah sampel 85 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pictorial health warning (p=0,000), self-efficacy (p=0,000), dan konformitas teman sebaya (p=0,000) dengan intensi berhenti merokok pada siswa. Dengan demikian, persepsi terhadap pictorial health warning, self-efficacy, dan konformitas teman sebaya berperan dalam membentuk intensi berhenti merokok pada remaja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan kebijakan sekolah yang mendukung lingkungan bebas rokok serta penguatan program promosi kesehatan bagi remaja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

edudharma

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat is a periodical scientific journal published by the STIKes Widya Dharma Husada Tangerang, with p-ISSN 2597-890X since 2017 and e-ISSN 2686-6366 since 2019. Edu Dharma Journal accepts scientific papers in the form of research reports ...