ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan pertumbuhan penjualan di antara perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Meskipun sektor ini telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan pasca pandemi, kinerja penjualan di antara perusahaan-perusahaan tersebut tetap tidak merata. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai faktor-faktor internal yang mungkin memengaruhi pertumbuhan penjualan, terutama yang berkaitan dengan kebijakan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan utang, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap pertumbuhan penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Sampel dipilih menggunakan sampling purposif, menghasilkan tujuh perusahaan dengan periode pengamatan lima tahun (2020–2024) dan total 35 pengamatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil menunjukkan bahwa secara parsial, kebijakan utang dan likuiditas memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan penjualan, sedangkan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan penjualan. Secara simultan, kebijakan utang, likuiditas, dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan penjualan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa daya penjelas variabel independen dalam menjelaskan variasi pertumbuhan penjualan relatifABSTRACTThis study is motivated by the instability of sales growth among transportation and logistics companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. Although the sector has shown signs of recovery following the pandemic, sales performance across companies remains uneven. This condition raises questions regarding the internal factors that may influence sales growth, particularly those related to corporate financial policies. Therefore, this study aims to analyze the effect of debt policy, liquidity, and firm size on sales growth.This research employs a quantitative approach with a causal associative research design. The sample was selected using purposive sampling, resulting in seven companies with a five-year observation period (2020–2024) and a total of 35 observations. The data used in this study are secondary data obtained from the companies’ annual financial reports. The analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS).The results indicate that partially, debt policy and liquidity have a negative but insignificant effect on sales growth, while firm size has a negative and significant effect on sales growth. Simultaneously, debt policy, liquidity, and firm size do not have a significant effect on sales growth. The coefficient of determination indicates that the explanatory power of the independent variables in explaining variations in sales growth is relatively limited. These findings suggest that sales growth in transportation and logistics companies is influenced more by other factors beyond corporate financial policies.
Copyrights © 2026