Banjir bandang terjadi pada hari Kamis Tanggal 4 November 2021 akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Batu sepanjang hari. Akibatnya, Kota Malang salah satunya yaitu Kelurahan Oro-oro Dowo yang terletak di daerah hilir Sungai Brantas mengalami banjir bandang susulan dengan arus deras dan membawa material banjir yang menyebabkan kerusakan dan kerugian salah satunya yaitu di sektor perumahan. Metode penelitian menggunakan analisis kerusakan dan kerugian serta gangguan akses, gangguan fungsi, peningkatan risiko, dan dampak bencana; perkiraan kebutuhan dan gambaran awal pemulihan. Nilai kerusakan sektor perumahan sebesar Rp. 307.200.000 dan nilai kerugian sektor perumahan sebesar Rp. 188.849.748. Masalah utama yang muncul setelah bencana terjadi adalah rumah dan lingkungan perumahan rusak. Dukungan yang paling dibutuhkan adalah stimulus pembangunan rumah. Pada proses pemulihan, masyarakat ikut pada proses pelaksanaan. Masyarakat menilai rumah asal masih bisa ditempati sehingga banyak yang memilih rumah asal sebagai gambaran tempat tinggal satu tahun ke depan.
Copyrights © 2022