Proses pemesanan dan pembuatan mocktail secara manual seringkali tidak efisien, terutama pada kawasan dengan banyak pengunjung, yang dapat menyebabkan penumpukan antrian dan mengakibatkan waktu tunggu proses pesanan yang lama. Penerapan teknologi pembuat mocktail dapat diterapkan, namun apabila menggunakan komputasi tradisional seperti cloud yang umumnya memiliki masalah latensi tinggi, dapat mengakibatkan layanan pemesanan mocktail kepada konsumen semakin tidak efisien. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan inovasi berupa sistem pemesanan dengan konsep reservasi dan self-service pada perangkat mocktail maker berbasis IoT, serta pemanfaatan konsep edge computing sebagai komputasi utama pada layanan sistem. Konsep ini memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan dan pengambilan pesanan secara mandiri dari mocktail maker berbasis IoT dengan response time yang singkat. Penelitian yang dibangun berhasil menerapkan pemesanan secara reservasi dan pengambilan pesanan secara self-service dengan model antrian FIFO, serta menunjukkan rata-rata response time pengambilan data pesanan untuk edge computing dengan waktu sekitar 1414 milliseconds, sedangkan cloud computing memiliki response time sekitar 3300 milliseconds. Waktu response time yang didapatkan juga konsisten pada setiap komputasi yang digunakan dan tidak terpengaruh oleh jumlah antrian atau pesanan yang terdapat pada sistem, karena jumlah antrian difokuskan pada bagian server, sementara pesanan difokuskan pada bagian kendali alat. Kata kunci—Edge Computing, Sistem Pemesanan, Reservasi, Mocktail, Internet of Things
Copyrights © 2026