Lahan gambut adalah salah satu objek yang mudah terbakar dan menyebabkan kebakaran hutan yang sulit dipadamkan baik masyarakat maupun petugas kebakaran. Kendala utama dalam memantau kondisi lahan gambut adalah kurangnya informasi real-time tentang ketinggian air di sumur serapan, yang masih dilakukan secara manual. Pada penelitian ini mengembangkan sistem pendeteksi ketinggian air berbasis WebSocket IoT menggunakan NodeMCU ESP32 dan sensor pelampung pada level 20 cm, 40 cm, 60 cm, 80 cm, dan 100 cm. Sistem ini memungkinkan pemantauan real-time melalui website yang mudah diakses menggunakan IP Address masing-masing node ESP32. Data ketinggian air bisa diakses lewat perangkat komputer maupun smartphone oleh petugas secara real-time tanpa melakukan pengukuran secara manual pada sumur serapan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan protokol WebSocket IoT dengan 2 node ESP32 menghasilkan nilai delay rata-rata 3321 ms yakni 3,3 detik dan 2678 ms yakni 2,7 detik pada masing-masing sumur serapan. Pada pengujian ke cloud server dengan jarak 15 meter dari router, diperoleh nilai delay rata-rata 1668 ms yakni 1,7 detik dan 1742 ms yakni 1,7 detik, dengan nilai packet loss rata-rata 0,00% untuk kedua sumur serapan. Hasil ini menunjukkan sistem memiliki kategori sangat baik berdasarkan standar TIPHON, mendukung pemantauan ketinggian air secara real-time untuk pencegahan kebakaran lahan gambut. Kata kunci : WebSocket, Sumur Serapan, Lahan Gambut, Internet of Things (IoT).
Copyrights © 2026