Pengelolaan data dan informasi menjadi tantangan yang krusial bagi organisasi, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya. Ketidakefektifan dalam pengelolaan data, seperti redudansi data, serta kualitas data, sering kali menghambat proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kapabilitas manajemen tata kelola data pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya menggunakan framework DAMA DMBOK dan Process Assessment Model (PAM). Untuk merealisasikan tujuan tersebut, penelitian ini memetakan framework DAMA DMBOK ke dalam PAM untuk mengevaluasi dan mengukur tingkat kapabilitas tata kelola data serta menyusun rekomendasi perbaikan sesuai dengan standar ISO/IEC 38505-1. Berdasarkan hasil evaluasi dan pengukuran yang dilakukan, rata-rata tingkat kapabilitas manajemen tata kelola data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya berada pada level 1.1, yang menunjukkan bahwa seluruh proses tata kelola data berada pada kategori Performed Process. Hal ini menunjukkan organisasi telah melakukan proses manajemen tata kelola data, namun memerlukan penguatan pada aspek implementasi dan pengawasan. Rekomendasi perbaikan disusun berdasarkan ISO/IEC 38505-1,diharapkan membantu meningkatkan kualitas tata kelola data guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan optimal, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Kata Kunci: Manajemen Tata Kelola Data, DAMA DMBOK, ISO/IEC 38505-1, Process Assessment Model (PAM)
Copyrights © 2026