Jeruk siam merupakan buah unggulan dengan produksi tinggi di Kalimantan Barat, sehingga menyebabkan permasalahan dalam pemilahan buah yang kurang efektif karena masih dilakukan secara manual. Solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan sistem pemilah otomatis berbasis Internet of Things, dengan protokol komunikasi MQTT (Message Queuing Telemetry Transport) yang memiliki tingkat kehilangan data yang minimal. Sistem ini dibangun menggunakan NodeMCU ESP32 sebagai publisher yang mengirim data jumlah buah dan status wadah melalui MQTT ke broker Mosquitto, kemudian diteruskan ke Node-RED sebagai subscriber dan data tersebut akan dikirim untuk ditampilkan pada bot Telegram. Pengujian dalam penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat packet loss dan waktu pengiriman data. Hasil pengujian yang dilakukan dengan 38 dan 124 paket data menunjukkan, bahwa semua data berhasil terkirim dan diterima tanpa ada paket data yang hilang dengan tingkat packet loss sebesar 0%. Selain itu rata-rata pengujian waktu pengiriman data dengan menggunakan protokol MQTT adalah sebesar 1 detik. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan stabil dan akurat dalam menghitung jumlah buah, mendeteksi status wadah, serta mengirimkan data ke telegram. Kata kunci — Jeruk Siam, Pemilahan Buah, MQTT, Packet Loss
Copyrights © 2026