Rumah adat di wilayah Ende dibangun berbentuk persegi panjang dengan atap yangmenjulang tinggi berbentuk perahu karena merupakan budaya dari nenek moyang mereka. PemimpinMosalaki secara tradisional mendirikannya dan itulah sebabnya materialnya berbeda dari rumah lain.Sa’o Sue merupakan salah satu rumah adat yang berada di Desa Wolotopo Timur. Rumah adat iniberbeda dengan rumah adat lainnya di Kabupaten Ende, apabila dilihat dari bentuk atapnya. Selainbentuk atap, material penutup atappun berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebabbentuk atap pada Sa’o Sue berbeda dengan rumah adat lainnya di Kabupaten Ende. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan secara naturalistik danhasil dari penelitian ini perubahan bentuk atap yang terjadi pada rumah adat Sa’o Sue ini disebabkanoleh faktor keterbatasan material, faktor ekonomi, dan faktor efisiensi
Copyrights © 2024