Pura Maospahit merupakan salah satu bangunan suci di Kota Denpasar yangmendapat pengaruh Majapahit. Sebagai sebuah karya arsitektur, bentuk fisik danornamen/ukiran di area unit bangunan suci ini memiliki kemiripan dengan arsitektur JawaTimur (Majapahit). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk fisik dari PuraMaospahit baik secara keruangan maupun bentuk arsitektur bangunan (pelinggih) danmenemukan kemiripan dengan arsitektur Majapahit. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kualitatif yang menggali sebanyak mungkin data melalui observasi danwawancara dengan narasumber yang relevan. Hasil penelitian di paparkan dalam bentuknarasi secara jelas dan mudah untuk dimengerti oleh pembaca. Kesimpulan padapenelitian ini adalah terdapat bagian yang dengan jelas menunjukkan kemiripan denganarsitektur Majapahit pada Pura Maospahit yakni seluruh bangunan ini terbuat dari batu batasebagaimana bangunan-bangunan Majapahit, bentuk atap candi yang berbentuk kubus, sama denganbentuk puncak-candi-candi yang berada di Jawa Timur, dimana merupakan peninggalan kerajaanMajapahit, adanya ornamen-ornamen yang berbentuk sinar matahari, yang sama dengan bentukpraba Candi Majapahit, bentuk Candi Bentar yang serupa dengan bentuk Candi Bentar pada CandiBajangratu (bekas Kerajaan Majapahit), ornamen yang digunakan berwujud Bima dan Garuda,dimana pola ini tidak terdapat pada bangunan candi bentar dan candi kurung lainnya di Bali, danadanya pola hias berbentuk sinar matahari yang dipahat seperti umumnya praba arca dewa padazaman Majapahit.
Copyrights © 2022