Jalan Legian adalah jalan utama yang menghubungkan Kuta dengan Seminyak di Bali. Panjang ruas jalan ini sekitar 1,5 kilometer dengan dipenuhi berbagai toko, bar, hotel, dan club.Jalan Legian termasuk jalan lokal primer dengan lebar jalan sekitar 7,5 meter namun dengan volume kendaraan yang padat terutama di pagi hari dan sore hari mengakibatkan koridor ini rawan kemacetan.Tingkat kualitas sarana infrastruktur, dipengaruhi dari kualitas perencanaan dan pengawasan, salah satu indikator infrastruktur yang kurang baik khususnya jaringan jalan dan pejalan kaki adalah kemacetan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan rasionalistik berdasarkan kenyataan dilapangan dengan data primer diperoleh dari hasil observasi, dokumentasi yang dipadukan dengan kebijakan Perda Kab Badung, RTRW Kab.Badung. Hasil penelitian menunjukkan masih banyaknya ditemukan ketidaktersediaan kelengkapan sarana ruang pejalan kaki dan alih fungi ruang pejalan kaki yang menyebabkan infrastruktur sistem jaringan koridor jalan ini rawan terjadi kemacetan
Copyrights © 2020