Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah industri menjadi persoalan besar, jika limbah tersebut meresap ke dalam tanah dan mencemari air tanah yang dikonsumsi oleh manusia, hewan dan organisme lainnya. Penurunan kualitas air tanah dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air minum. Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya limbah yang dapat mencemari lingkungan karena dampak limbah cair industri tidak langsung dapat dirasakan. Identifikasi pencemaran limbah dapat dilakukan dengan metode geolistrik. Penelitian ini mengenai pemodelan fisis aplikasi metode geolistrik tahanan jenis 2-D untuk pemantauan masalah lingkungan yaitu pencemaran limbah cair dengan menggunakan metoda geolistrik tahanan jenis memakai konfigurasi elektroda Dipoledipole. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penyebaran polutan cair (oli bekas) dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis 2D dan menentukan batas daerah yang terkontaminasi. Alat yang digunakan yaitu Resistivitymeter tipe G-Sound (GL-4100) dan bahan polutan cair yang digunakan yaiu oli bekas.Pengolahan data diolah dengan menggunakan software RES2Dinv ver 3.3 dan diperoleh nilai tahanan jenis medium yang terkontaminasi oleh limbah cair dari data geolistrik tahanan jenis adalah 0,962 - 12,4 Ωm serta dari penampang (pseudosection) geolistrik terlihat batas atau daerah yang terkontaminasi oleh limbah cair
Copyrights © 2018