Penataan signage berupa periklanan dalam suatu Kawasan atau ruang kota jika diatur dalam suatu keragaman atau pola tertentu bisa menjadikan elemen pembentuk estetika kota. Namun sebaliknya keberadaan periklanan yang tidak memiliki aturan dan pola tertentu akan menimbulkan dampak ketidaknyamanan visual serta menurunkan kualitas pembentuk estetika suatu Kawasan. Berdasarkan aturan yang ada serta mengacu pada teori kenyamanan visual sebagai sampling pendataan untuk mengidentifikasi diambil periklanan di segmen jalan Teuku Umar Denpasar. Adapun jenis periklanan yang mencakup dalam pengamatan pengidentifikasian tersebut adalah berupa Iklan standard yaitu iklan yang ditata khusus untuk keperluan memperkenalkan barang, jasa pelayanan untuk konsumen melalui sebuah media. Yang tujuannya merangsang motif dan minat para pembeli atau pemakai. Pendataan dilakukan dari berbagai pemasangan periklanan baik yang keberadaannya menempel ataupun terlepas dari bangunan berupa baliho, billboard ataupun vidiotron. Berdasarkan kajian teori persepsi dari hasil pengamatan diperoleh kelompok periklanan yang nantinya teridentifikasi secara katagori kelompok.
Copyrights © 2018