Perkembangan sistem pembelajaran digital di pendidikan tinggi menuntut desain pembelajaran yang tidak hanya interaktif, tetapi juga selaras dengan keterbatasan kognitif mahasiswa. Pada pembelajaran Matematika Teknik Industri, kompleksitas konsep abstrak sering kali diperparah oleh desain digital yang kurang memperhatikan prinsip ergonomi kognitif, sehingga meningkatkan beban kognitif dan menghambat pemahaman konsep. Di sisi lain, konten pembelajaran digital umumnya bersifat generik dan minim konteks budaya, padahal integrasi kearifan lokal berpotensi meningkatkan kebermaknaan dan keterlibatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran ergonomi kognitif dalam sistem pembelajaran digital Matematika Teknik Industri, dengan menekankan integrasi desain konten berbasis kearifan lokal serta pentingnya uji usabilitas dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, melalui analisis artikel ilmiah bereputasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, konsep kunci, dan celah penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ergonomi kognitif secara konsisten mampu menurunkan beban kognitif ekstraneous dan meningkatkan efisiensi pembelajaran digital. Integrasi kearifan lokal berperan sebagai konteks pembelajaran yang membantu mahasiswa memaknai konsep matematis abstrak secara lebih konkret. Selain itu, kajian ini menegaskan bahwa usabilitas sistem pembelajaran digital perlu dipahami dalam perspektif kognitif-pedagogis, bukan semata-mata teknis. Temuan ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan pembelajaran digital Matematika Teknik Industri yang human-centered, kontekstual, dan berorientasi pada efektivitas kognitif.
Copyrights © 2026