Penelitian ini mengkaji dampak penggunaan gawai terhadap hasil belajar siswa kelas VI sekolah dasar. Di era digital saat ini, gawai menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari siswa, berfungsi sebagai alat belajar sekaligus sumber hiburan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan teknik triangulasi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek utama adalah lima siswa kelas VI SDN Larangan Sidoarjo yang dipilih berdasarkan kepemilikan gawai pribadi dan penggunaan lebih dari dua jam per hari. Guru dan orang tua berperan sebagai subjek pendukung. Temuan menunjukkan intensitas penggunaan gawai menghasilkan dampak yang beragam. Sebagian siswa memanfaatkannya secara efektif untuk belajar dan meraih hasil akademik yang baik, sementara lainnya mengalami penurunan konsentrasi dan partisipasi akibat penggunaan berlebihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dan guru dalam membimbing serta mengatur penggunaan gawai penting untuk mengoptimalkan manfaat sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025