Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan akademik sebagai ruang pembentukan identitas dan kelompok sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan akademik terhadap pembentukan kelompok sosial mahasiswa di Universitas Majalengka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-korelasional dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 3200 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan akademik yang kondusif, meliputi aspek sosial, budaya kampus, dukungan institusional, dan fasilitas fisik, berpengaruh positif terhadap terbentuknya kelompok sosial mahasiswa, baik dalam bentuk organisasi, kelompok belajar, maupun komunitas minat. Lingkungan yang suportif mendorong meningkatnya interaksi sosial, rasa memiliki, serta keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas kampus. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas lingkungan akademik merupakan langkah strategis dalam membentuk kelompok sosial mahasiswa yang sehat dan inklusif. Oleh karena itu, disarankan agar perguruan tinggi terus memperkuat budaya akademik yang mendukung interaksi sosial dan partisipasi mahasiswa.
Copyrights © 2025