Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral dalam film Hello Ghost karya Indra Gunawan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis semiotika Roland Barthes. Film Hello Ghost merupakan adaptasi dari film Korea tahun 2010 karya Kim Young-tak, yang memadukan unsur horor, komedi, dan drama keluarga. Ceritanya berpusat pada tokoh Kresna, seorang pria kesepian yang terus gagal bunuh diri hingga akhirnya bertemu empat arwah yang membantunya menemukan kembali makna hidup dan cinta keluarga. Melalui kisah ini, film menampilkan perpaduan humor dan keharuan yang menyentuh, serta menggambarkan pentingnya kasih sayang, pengampunan, dan penerimaan diri. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui dua teknik, yaitu observasi dokumenter dan studi pustaka. Observasi dilakukan dengan menonton film Hello Ghost secara teliti dan berulang untuk mencatat tanda-tanda visual dan verbal, seperti dialog, ekspresi wajah, gerak tubuh, tata busana, serta teknik sinematografi. Studi pustaka dilakukan dengan menelaah literatur mengenai teori komunikasi, semiotika, gender, dan media untuk memperkuat interpretasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga konsep utama dalam semiotika Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Hello Ghost memuat pesan moral tentang pentingnya kasih sayang keluarga, tanggung jawab, keberanian menghadapi masa lalu, serta keikhlasan dan penerimaan diri. Melalui perjalanan tokoh utamanya, film ini menegaskan bahwa cinta keluarga bersifat abadi dan menjadi sumber kekuatan moral serta spiritual dalam menghadapi kehidupan. Dengan demikian, Hello Ghost berfungsi sebagai media refleksi etis yang mengajarkan nilai kemanusiaan, empati, dan kebijaksanaan batin dalam kehidupan modern.
Copyrights © 2026