Penelitian ini bertujuan untuk memahami pelaksanaan kepemimpinan ketua Karang Taruna di Desa Talaga Kulon, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi dimensi-dimensi kepemimpinan, seperti perencanaan program, pemberian motivasi, pengelolaan komunikasi, dan hambatan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketua Karang Taruna berupaya melaksanakan tugasnya dengan baik, terdapat sejumlah kendala yang menghambat efektivitas organisasi. Kendala utama yang ditemukan adalah kurangnya partisipasi pemuda, keterbatasan anggaran, serta perbedaan prioritas antara pihak desa dan organisasi Karang Taruna. Kurangnya kesadaran pemuda terhadap pentingnya kegiatan sosial serta dominasi individualisme menjadi faktor penghambat dalam pemberdayaan pemuda di desa tersebut. Kesimpulannya, diperlukan strategi kepemimpinan yang lebih adaptif, peningkatan sosialisasi, serta dukungan anggaran dan fasilitas yang lebih memadai agar Karang Taruna dapat menjalankan fungsinya secara optimal dalam memberdayakan generasi muda di Desa Talaga Kulon
Copyrights © 2024