SMP Negeri 1 Cigasong Majalengka telah melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di semua jenjang kelas, mulai dari kelas rendah hingga tinggi, untuk meningkatkan minat baca siswa. Literasi dikembangkan melalui kegiatan di kelas dan perpustakaan, termasuk pojok baca (library corner) dan lingkungan sekolah yang mendukung budaya literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi GLS pada tiga tahap: pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model interaktif (pengumpulan data, kondensasi, penyajian, dan penarikan/verifikasi kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pembiasaan, kegiatan membaca 15 menit (baik nyaring maupun dalam hati) dilakukan setiap hari. Buku yang dibaca dicatat dalam jurnal harian, dan seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam kegiatan ini.
Copyrights © 2025