Penelitian yang telah penulis lakukan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka. menunjukkan bahwa prestasi kerja pegawai belum optimal, hal ini terlihat diantaranya lambatnya penanganan dan penyelesaian surat izin usaha angkutan barang mapun surat izin bongkar barang, hal ini berdampak bagi usaha masyarakat pengguna jasa Dinas tersebut sehingga menimbulkan keluhan dan kekecawaan, Indikator masalah tersebut diduga disebabkan dorongan atau semangat kerja pegawai pada Dinas tersebut belum maksimal. Untuk itu penulis merasa tertarik untuk mengadakan penelitian lebih lanjut dengan mengambil judul : “Pelaksanaan Motivasi Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka”. Adapun yang dijadikan populasi maupun sampel dalam penelitian penulis adalah pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka dari popuasi berjumlah 60 orang. diambil sampel sebanyak 30 orang, dengan menggunakan teknik sampel yaitu Purposive sampling. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah Metode Deskriptif Analisis, yaitu suatu metode penelitian yang menguraikan atau menjelaskan kejadian yang timbul pada saat penelitian sedang berlangsung dan sifatnya aktual, kemudian data yang dikumpulkan disusun, dianalisa yang pada akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :bahwa Kepala Dinas dalam pelaksanaan pengawasan belum sepenuhnya berdasarkan prinsip-prinsip pengawasan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil rekapitulasi secara keseluruhan baru mendapatkan nilai 65,33% dengan predikat “Cukup Baik”..Kondisi demikian jelas akan berpengaruh terhadap rendahnya perstasi kerja pegawai pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majalengka,dimana secara keseluruhan berdasarkan rekapitulasi hasil tanggapan responden tentang pencapaian prestasi kerja pegawainya baru sebesar 61,28% dengan predikat “Cukup Baik”
Copyrights © 2025