Studi pendahuluan yang dilakukan dengan mitra kelurahan sungai beliung, anemia masih menjadi prioritas masalah pada ibu hamil di kelurahan sungai beliung (33,3%). Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, kebutuhan tubuh ibu akan zat besi semakin meningkat, jika tidak terpenuhi akan menyebabkan ibu hamil menjadi anemia. Anemia menjadi masalah yang serius karena dapat berpengaruh pada perkembangan janin, kelahiran prematur, hingga kematian pada ibu dan janin. Gizi yang baik merupakan suatu faktor yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kualitas SDM hendaknya dimulai dari sejak dini, yakni pada masa kehamilan. Anemia pada kehamilan secara langsung disebabkan oleh malnutrisi dan kurang zat besi, pada ibu hamil terjadi peningkatan kebutuhan zat besi dalam tubuh untuk pertumbuhan janin. Penanganan pada anemia kehamilan dapat dilakukan dengan cara farmakologi dan nonfarmakologi. Secara farmakologi anemia dalam kehamilan dapat dicegah dengan mengkonsumsi suplemen zat besi sebanyak 90 tablet selama kehamilan sedangkan untuk penanganan nonfarmakologi yaitu dengan rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi, salah satunya adalah kacang hijau (Vigna Radiata). Intervensi yang dilakukan adalah berupa penyuluhan tentang pengelohan pangan lokal vigna radiata untuk meningkatkan kadar hemoglobhin ibu hamil. IPTEK yang digunakan adalah e-book. Pengukuran pengetahuan dan sikap ibu hamil menggunakan kuesioner sebelum (pretest). Kemudian hasil dari pretest dan posttest di analisis dengan menggunakan uji Paired t-test. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan kemampuan ibu hamil dalam menentukan menu makanan sehari-hari yang tepat bagi dirinya sendiri untuk pemenuhan zat besi selama kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pengolahan pangan lokal radiata untuk meningkatkan kadar hemoglobhin inu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan melalui media e-book dengan nilai P-value = 0,000.
Copyrights © 2026