Perkembangan konsep Smart City menuntut pengelolaan infrastruktur perkotaan yang berbasis data, terintegrasi, dan efisien. Salah satu permasalahan utama di kawasan perkotaan adalah penataan infrastruktur kabel utilitas yang tidak terorganisasi, sehingga menimbulkan risiko keselamatan, inefisiensi biaya, dan penurunan estetika kota. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendiseminasikan dan mengimplementasikan sistem optimasi tekno-ekonomi infrastruktur kabel berbasis Hybrid Fuzzy–Deep Learning yang terintegrasi dengan analitik spasial (Geographic Information System/GIS). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, pengembangan model, implementasi sistem, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem Decision Support System (DSS) yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi perencanaan infrastruktur hingga 20–30%, meningkatkan kapasitas SDM mitra (peningkatan pemahaman AI dari 30% menjadi 80%), serta menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data. Kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap penguatan pilar Smart Governance dan Smart Infrastructure.
Copyrights © 2026