PT. BSBMP ialah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, khususnya dalam fabrikasi dan perakitan struktur baja. Proses produksi perusahaan didukung oleh lima stasiun kerja utama, yaitu gudang bahan, area pemotongan (cutting), pengelasan (welding), perakitan (assembly), dan sandblasting. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah rendahnya efisiensi dalam penyusunan area produksi, yang mengakibatkan peningkatan waktu dan jarak perpindahan material antarfasilitas serta menurunnya produktivitas. Studi ini dimaksudkan untuk melakukan redesain tata ruang fasilitas dalam rangka meningkatkan efisiensi jalannya produksi. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah integrasi Activity Relationship Chart (ARC) dan From-To Chart (FTC). Metode ARC digunakan untuk menganalisis hubungan kedekatan antarstasiun kerja berdasarkan intensitas dan kepentingan hubungan aktivitas, sedangkan FTC digunakan untuk memetakan frekuensi dan arah perpindahan material. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa rancangan penataan ruang baru mampu menurunkan keseluruhan jarak tempuh material dari 37 meter menjadi 34 meter. Selain itu, efisiensi alur produksi meningkat sebesar 10% dibandingkan dengan tata letak sebelumnya. Integrasi metode ARC dan FTC terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap perbaikan efisiensi layout di area produksi.
Copyrights © 2026