Perkembangan industri penyiaran yang semakin dinamis menuntut Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga membangun hubungan kelembagaan yang berkelanjutan dengan mitra penyiaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi KPID Sumatera Selatan dalam menumbuhkan komitmen dan loyalitas mitra penyiaran di Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi komisioner dan staf KPID Sumatera Selatan yang terlibat langsung dalam pembinaan dan pengawasan penyiaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPID Sumatera Selatan menerapkan pola komunikasi yang langsung, responsif, dan adaptif dengan memadukan komunikasi formal, komunikasi langsung, serta pemanfaatan media digital. Strategi komunikasi dilakukan melalui pengawasan yang disertai pembinaan, dialog klarifikatif, sosialisasi regulasi, kerja sama kelembagaan, serta pemberian penghargaan melalui Program Anugerah Penyiaran. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman regulasi, membangun komitmen, dan memperkuat loyalitas mitra penyiaran. Penelitian ini merekomendasikan agar KPID terus mengembangkan komunikasi strategis yang dialogis dan partisipatif guna menjaga keberlanjutan ekosistem penyiaran yang sehat dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026