Abstrak: Arja Siki merupakan pertunjukan monolog hasil hibridasi antara dramatari Arja Bali dengan dramaturgi dari Barat, yang digagas oleh Cokorda Sawitri. Berbeda dengan dramatari Arja yang menjadi hipogramnya, Arja Siki gaya Cok Sawitri ini memiliki kecenderungan lebih fleksibel dan leluasa dalam mengeksplorasi pertunjukannya. Dengan menggunakan metode kualitatif, melalui observasi langsung, kajian pustaka, wawancara mendalam, dokumentasi video dan foto, kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan konvensi dramaturgi dari pertunjukan Arja Siki ini. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan etno-dramaturgi dari Victor Turner di mana praktik pertunjukan Arja Siki dilihat sebagai bentuk “drama sosial”. Selain itu mengkaji unsur-unsur eksternal yang berkaitan dengan konsep artistik dalam pertunjukan, pola produksi yang khas, dan mempertimbangkan respon dari penonton. Dapat disimpulkan bahwa seni pertunjukan Arja Siki adalah sebuah pertunjukan monolog gaya Bali. Adapun hasil kajian ini memberikan kontribusi bagi keilmuan seni pertunjukan, khususnya seni pertunjukan kontemporer.Kata kunci: Etno-Dramaturgi, Arja Siki, Monolog Bali, Seni Pertunjukan Kontemporer
Copyrights © 2026