Pariwisata sejarah di Indonesia memiliki potensi besar sebagai mediaedukasi dan pelestarian budaya, terutama bagi generasi muda. Situ dan CandiCangkuang di Garut merupakan salah satu destinasi yang menggabungkan nilaihistoris, keindahan alam, serta kearifan lokal. Namun, kurang kuatnya destinasibranding, rendahnya brand awareness, dan jumlah kunjungan wisatawanmenunjukkan bahwa promosi destinasi ini masih belum optimal. Penelitian inibertujuan untuk merancang kampanye iklan visual kreatif yang dapat meningkatkandaya tarik dan kunjungan ke Wisata Situ dan Candi Cangkuang. Pendekatan dilakukanmelalui strategi promosi digital dan media cetak dengan menggunakan teorikomunikasi pemasaran, AISAS, analisis SWOT, serta desain komunikasi visual.Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan studipustaka. Hasil perancangan berupa konsep visual kampanye promosi kolaboratifbersama Traveloka yang dirancang untuk menjangkau target audiens usia 20–28tahun di wilayah Bandung dan sekitarnya. Diharapkan strategi ini dapatmeningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai budaya lokal serta mendorongpertumbuhan pariwisata berbasis sejarah di Jawa Barat.Kata kunci: Kampanye iklan, Promosi Wisata, Situ dan Candi Cangkuang, Destinasi Branding Brand Awareness, Traveloka.
Copyrights © 2026