Meningkatnya kasus kecurangan yang sering tidak terdeteksi oleh pengawasan auditor, terutama pada tingkat desa di kabupaten Probolinggo, menimbulkan kekhawatiran serius terkait efektivitas sistem pengendalian internal serta transparansi dalam pengelolaan sertaa publik. Tujuan penelitian ini ialah guna mengevaluasi pengaruh kompetensi, tekanan waktu kepada kualitas audit, serta sistem reward sebagai variabel moderasi pada Inspektorat Kabupaten Probolinggo. Populasi penelitian meliputi semua auditor di Inspektorat Kabupaten Probolinggo dengan total 33 orang. Pengambilan sampel menggunakan non-purposive sampling dengan teknik sampling jenuh. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 auditor. Penelitian ini memanfaatkan dua jenis sumber data yaitu data primer serta data sekunder yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner serta studi dokumentasi. Pengolahan serta analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Tahapan analisis yang diterapkan meliputi analisis statistik deskriptif, evaluasi model pengukuran, evaluasi model struktural, serta pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil analisis diperoleh temuan kompetensi mempunyai pengaruh kepada kualitas audit serta tekanan waktu juga berpengaruh kepada kualitas audit. Namun demikian sistem penghargaan tidak berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara kompetensi dengan kualitas audit serta tidak mampu memoderasi hubungan antara tekanan waktu dengan kualitas audit pada Inspektorat Kabupaten Probolinggo.
Copyrights © 2025