Penelitian untuk menganalisis keterkaitan antara beban kerja, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada karyawan swasta Generasi Z di wilayah Kota Tangerang Secara konseptual, distribusi beban kerja yang seimbang, sistem kompensasi yang memadai, serta internalisasi budaya organisasi yang kondusif dipandang sebagai determinan penting dalam pembentukan kepuasan kerja yang dapat berimplikasi pada peningkatan kinerja. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan Google Form. Total responden berjumlah 218 karyawan swasta Generasi Z di Kota Tangerang. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SmartPLS. Temuan empiris menunjukkan bahwa variabel beban kerja, kompensasi, dan budaya organisasi secara simultan mampu menjelaskan sebesar 78,3% varians kepuasan kerja. Kombinasi ketiga variabel tersebut bersama kepuasan kerja mampu menjelaskan 86,8% varians kinerja karyawan. Hasil pengujian hipotesis mengindikasikan bahwa beban kerja, kompensasi, budaya organisasi, serta kepuasan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel beban kerja, kompensasi, dan budaya organisasi juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil analisis mediasi yaitu kepuasan kerja berperan secara signifikan sebagai mediator dalam hubungan antara beban kerja, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Kontribusi penelitian terletak pada fokusnya terhadap Generasi Z di sektor swasta serta temuan yang berbeda dari beberapa penelitian terdahulu, yaitu kompensasi justru berdampak negatif terhadap kinerja.
Copyrights © 2026